Program Belajar Rumah TVRI pada hari Kamis, 23 April 2020 untuk kelas 4-6 yang membahas topik “Sejarah dan Budaya Maluku di Indonesia”.

Soal dan Jawaban TVRI 23 April 2020

Diskusi berikut tentang pertanyaan dan jawaban:

Masalah: Bagaimana cara menanam tanaman pala?
Jawab: Menurut Departemen Pertanian Indonesia, ada banyak faktor untuk menanam pala yang harus dipertimbangkan sehingga pala yang dihasilkan dapat memberikan hasil yang ideal dalam hal kualitas dan kuantitas.

Ada dua cara menanam tanaman pala: metode kebidanan: mengambil biji pala berkualitas tinggi atau berkualitas baik. Metode vegetarian: dengan alasan dan umpan dari tanaman pala berkualitas baik. Berikut cara menanam pala:
1. Persiapan tanah, cara melakukannya: pengolahan tanah sehingga pengolahan curah dilakukan selama musim kemarau sehingga tinja yang efisien di tanah yang miring harus menuju ke arah kemiringan melintang untuk mencegah korosi
2. Penanaman, termasuk: pelaksanaan lubang tanam, yaitu: Lubang tanam harus dilakukan sebulan sebelum tanam bibit sehingga tanah di lubang tidak asam. Lubang tanam terbuat dari 60 x 60 x 60 cm untuk jenis tanah ringan dan 80 x 80 x 80 cm untuk jenis tanah liat. Dalam penggalian lubang tanam, plot atas dan bawah harus dipisahkan karena mereka memiliki elemen yang berbeda. Tanah atas dicampur dengan kompos yang cukup. Jarak: Jarak pala yang baik adalah 9 x 10 meter, sedangkan untuk tanah bergelombang 9 x 9 x 9 meter. Penanaman, termasuk: Bibit ditanam pada awal periode hujan untuk mencegah benih mengering. Benih tanaman berasal dari biji dan sudah memiliki 3-5 batang bercabang, rata-rata mereka dapat beradaptasi dengan baik. Jika bibit pala dicangkokkan, daunnya harus dikurangi sebelum ditanam, untuk mengurangi transpirasi dan mengurangi angka kematian bibit, lubang tanam harus diperdalam untuk memperkuat akar sehingga tidak jatuh pada orang dewasa.
3. Pemeliharaan: Tanaman pala kecil kurang tahan terhadap sinar matahari, sehingga mereka membutuhkan tanaman pelindung yang tumbuh langsung, misalnya tanaman Clerisidae atau buah. 4. Sulaman: Ini dilakukan jika bibit pala mati atau pertumbuhannya tidak baik.
5. Penyiangan: Penyiangan dihapus ketika gulma muncul sebulan sekali.
6. Pemupukan: Sebelum pemupukan, parit dengan kedalaman 10 cm dan lebar 20 cm harus dibuat secara melingkar di sekitar batang kanopi yang luas, setelah itu pupuk ditanam dan diakumulasi dengan tanah sesuai dosis.
7. Regenerasi tanaman pala dengan beberapa cara seperti: • Metode pembukaan baru: memotong semua pohon pala tua dan menggantinya dengan tanaman pala kecil. Metode pelonggaran bertahap: Menanam tanaman pala kecil di antara pohon pala tua. Tidak ada cara untuk meringankan: tanaman muda dimasukkan di antara pohon pala tua, dan pohon tua ditebang setelah produksi pala muda. Tanaman pala mulai berbuah pada umur 7 tahun dan menghasilkan maksimal hingga umur 25 tahun tetapi pohon pala mampu menghasilkan hingga 60-70 tahun terus menerus.
Dalam setahun bisa dilakukan pemetikan dua kali. Pala dapat dipanen sekitar 6-7 bulan setelah berbunga. Tanda pala matang adalah beberapa buah yang mulai terurai dan tanpa biji tertutupi pala.

Masalahnya: Kedelai adalah salah satu tarian yang berasal dari wilayah Maluku utara. Apa yang harus Anda lakukan untuk melestarikan budaya nasional seperti tarian kedelai-kedelai?
Jawab: Melestarikan budaya nasional, seperti kedelai dan tarian kedelai, dengan: keinginan untuk belajar budaya, dan untuk mengetahui asal-usul dan latar belakang sejarah budaya. Berpartisipasi dalam pelestarian budaya. Dia mencintai budaya seseorang tanpa menghancurkan budaya lain. Berlatih dalam kehidupan sehari-hari menghilangkan perasaan malu terhadap budaya seseorang.

Pertanyaan: Apa saran Anda tentang Rasa Sayange?
Jawaban: Nasihat dalam Rasa Sayange adalah cinta untuk lingkungan dan hubungan sosial antara orang-orang. Masalah: Nyanyikan Sayange Rasa di depan ayahmu